MENCINTAI dengan TEPAT

“Mencintai tanpa tahu cara mencintai hanya akan melukai orang yang kita cintai.” (Thich Nhat Hahn)

Mengetahui cara mencintai yang tepat !
Dalam perjalanan pernikahan tiba-tiba saja tujuan hidup dan karir menjadi lebih penting daripada pasangan.
Perlahan Anda mulai menjalani kehidupan Anda dan fokus pada kesukaan Anda sendiri. Sedikit demi sedikit waktu dengan pasangan semakin berkurang.
Apakah mengherankan jika banyak dari kita terbangun dalam keadaan kesepian meskipun sudah menikah ?

Pada titik ini, meskipun bisa dengan mudah hidup bersama dibawah satu atap, namun tidak ada koneksi emosional lagi. Mereka hanya berbagi tempat tinggal.
Pernikahan mereka tidak lagi melibatkan cinta, gairah, dan tingkat koneksi seperti yang dimiliki diawal hubungan.
Dalam banyak kasus banyak pasangan menganggap keadaan itu wajar dalam pernikahan, masing-masing meyakini bahwa memang begitulah kehidupan pernikahan seharusnya.
Ini akan menjadi siklus tak berujung yang pada akhirnya fokus dalam hubungan tidak lagi diletakan pada pasangan namun lebih kepada hal-hal yang menurut diri pribadi (egois) lebih menyenangkan bahkan lebih penting.
Inilah makna kata pembuka diatas…
“Mencintai tanpa tahu cara mencintai hanya akan melukai orang yang kita cintai.”

So what should we do ?
Membangun kembali keterlibatan antara Anda dan pasangan untuk mengalami kembali kehidupan yang utuh saat Anda terjalin dengan hidup pasangan Anda.
Bagaimana prinsipnya?
Anda perlu terbuka dan menjadikan pasangan sebagai prioritas dalam hidup Anda diatas segalanya.
Pengalaman bersama merupakan moment yang terbaik dalam situasi apapun itu, namun kebanyakan pasangan tidak bisa melihat pentingnya pengalaman bersama itu.
Kata “Aku”(ego) masih mendominasi dibanding kata “Kita”(bersama-sama)
Melibatkan pasangan dalam setiap keputusan, mendengar dan menghormati keputusannya.
Sering nya yang kita lakukan adalah berusaha memberi yang terbaik (versi kita sendiri), namun melupakan untuk melibatkan bersama-sama dan memahami makna dari pasangan kita sesungguhnya. Satu tim dengan pasangan lebih penting daripada mengikuti cara Anda sendiri setiap saat.

Berusahalah terlibat dalam kehidupan pasangan Anda dan berusahalah melibatkan diri dalam hidupnya.
Merasa terhubungan dilandasi oleh pentingnya kebersamaan dan menjadikan prioritas utama pasangan Anda. Kehadiran anda dengan ketulusan untuk hidup pasangan Anda adalah segalanya
Merasa terhubung dengan pasangan mencegah datangnya masalah yang mengintai dari sudut gelap kehidupan setiap pasangan.

Visit our Instagram @ertamentari.psikolog for more story and  articles.