▶️ Berdamai dengan PERUBAHAN

Sesuatu yang pasti dalam hidup hanyalah Kematian dan Pajak. PERUBAHAN ini lah yang disebut dengan Kenyataan Hidup ini.
Salah satu hukum alam adalah PERUBAHAN-bahwa tak ada sesuatu pun (baik atau buruk) yang tetap sama.
Kemarin adalah MIMPI dan esok adalah FANTASI namun hari ini adalah KENYATAAN (satu-satunya hari yang sepenuhnya menjadi milik Anda)

Bila kita review kembali apakah yang tidak berubah dalam kehidupan ini (tubuh, kesehatan, suasana hati, bahkan hubungan kita pun selalu berubah).
Jika coba menentang suatu perubahan yang terjadi adalah Anda akan selalu siaga, Anda mencoba mempertahankan keadaan agar tetap sama karena menyukai apa yang sedang Anda alami-atau Anda berusaha keras mengubahnya dan hasilnya Anda pasti kecewa.
Salah satu penyebab ketidakpuasan banyak pasangan atas hubungan mereka adalah bahwa tidak bisa menerima adanya perubahan dan membandingkan dengan harapan-harapan pada awalnya. Akibatnya merasa sangat tidak bahagia, itu tidak seharusnya terjadi jika menerima perubahan bukan menolaknya.
Jika tidak bisa menerima kenyataan ini, Anda pasti kecewa, merindukan pengalaman masa lalu dan menuntut agar pasangan Anda tidak berubah dan hubungan Anda akan terkungkung di masa lalu.

Salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah ini berbicaralah dari hati ke hati. Ketidakpuasan karena adanya perubahan yang tak dapat ditolak adalah permasalahan hati yang belum bisa berdamai dengan perubahan tersebut. Berbicara dari hati ke hati sebagai cara untuk menyepakati perbedaan pendapat berdasarkan dengan cinta dan rasa hormat.
Masing-masing pihak bersedia bicara dan yang lebih penting mendengarkan secara nondefensif, dengan hati terbuka dan dengan sikap menahan diri.
Dalam komunikasi dari hati ke hati belajar jauh lebih penting daripada mengajari dan mendengarkan lebih penting daripada bicara.
Anda harus membuang kesimpulan-kesimpulan dimasa lalu begitu pula reaksi-reaksi yang sudah menjadi kebiasaan.

(Visit our Instagram @ertamentari.psikolog for more story & articles)