▶️ Menata hubungan pasca Perselingkuhan…

Apakah yang dirasakan paling menyakitkan dari kehadiran orang ketiga ditengah-tengah mahligai rumah tangga dalam sebuah pernikahan ?
Apakah merasa dilecehkan dan merasa dikhianati oleh pasangan Anda yang telah mengingkari komitmen bersama yang telah dibuat sebelumnya?

Setiap pernikahan, cepat atau lambat akan melewati kenyataan yang “keras” saat masalah&cobaan menghadang dan saat itulah apakah kita benar-benar menepati janji pernikahan kita.
Sungguh menyedihkan mempertahankan pernikahan dalam kondisi ini , namun mengakhiri sebuah pernikahan dengan perceraian ibarat mengobati penyakit dengan membunuh pasien nya.
Perceraian bukanlah suatu kejadian yang mendadak, melainkan sebuah proses.
Terjadi perpisahan hati dimulai jauh sebelum perpisahan secara fisik.

Dalam kondisi ini sangat “dekat” dengan reaksi emosional, khususnya bagi pihak yang “di duakan” namun hati-hatilah dengan reaksi emosional ini, dapat membuat orang ketiga itu semakin kokoh mengambil alih peran Anda dan Anda pun semakin terpojok dan tersisih.
Sikap emosional adalah manusiawi terjadi dalam kasus ini, namun sikap emosional tidak akan menyelesaikan permasalahan ini.
Kami sangat memahami gejolak kondisi psikologis bagi pasangan yang sedang mengalami hal ini.
Bukan hal yang mudah untuk dilakukan namun selalu ada jalan kesempatan untuk menyelesaian bagi kedua nya dengan memperbaharui komitmen dan menyelesaikan konflik ini dengan fokus pada solusi.

(Ikuti artikel lain-nya di instagram kami @ertamentari.psikolog)