Orang yang dilanda rasa cemburu mengalami pengalaman batin yang paling tidak mengenakan dan membuat perasaan tertekan.
Orang yang dicemburui juga menjadi tidak nyaman, kesal dan terganggu sekali. Bisa dibayangkan relasi suami-istri yang dibangun pun menjadi memanas.
Rasa cemburu sendiri sebenarnya adalah sebagai reaksi emosional dari rasa khawatir yang berlebihan akan kemungkinan hilangnya relasi yang sudah dibangun dan sangat berarti dengan seseorang karena hadirnya orang ketiga yang dirasa sebagai pesaing nyata maupun imajiner.
Perasaan cemburu ini disertai perasaan sedih-marah-terabaikan dan kesal karena kehilangan kebanggaan pada diri sendiri seperti rasa dicintai oleh seseorang yang sangat berarti dan bermakna pada saat itu.

Mengapa orang mudah cemburu ?
📌Kurang komunikasi dengan pasangan sehingga ada keraguan terhadap pasangan untuk dapat mempertahankan atau menjaga komitmen yang telah terjalin.
📌Tidak memahami watak, sifat, sikap dan perilaku pasangan akan menghadapi kesulitan dalam menerjemahkan sikap dan perilaku pasangan dalam pergaulan yang akan menimbulkan berbagai kecurigaan yang belum tentu kebenarannya faktanya.
📌Kurang memahami dan tidak mempunyai wawasan yang luas tentang karakter pekerjaan pasangan
📌Tidak tahu cara membangun relasi yang kuat untuk mempertahankan ikatan emosional. Ketidaktahuan ini membuat kurang yakin, kurang percaya dan meragukan pasangan sehingga menimbulkan kecemburuan.
📌Kurang percaya diri dan memandang rendah diri sendiri dalam berbagai hal sehingga menimbulkan perasaan cemas dan khawatir serta selalu curiga terhadap perubahan sikap pasangan
📌Mudah terpengaruh berita negatif dari orang terdekat Anda tentang perilaku pasangan Anda sehingga mudah terpancing emosi dan perasaan sakit hati-marah-takut kehilangan bercampur membangkitkan perasaan cemburu.

Anda harus berani menyadari dan membuka diri atas keburukan mental, kekurangan yang Anda miliki bukan akhir dari segalanya.
Anda harus lebih rasional dalam memandang berbagai permasalahan dan jangan terjebak pada efek emosional yang menyertai setiap masalah yang Anda hadapi.
Sikap memahami perasaan dan kepentingan pasangan akan mengajarkan kepada pasangan bagaimana cara memahami perasaan Anda juga.
Apa yang telah Anda perbuat menjadi sangat spesial bagi pasangan dan Anda pun menjadi sangat berarti bagi pasangan.
Mengembangkan keterbukaan diri, hal ini sangat penting karena Anda secara sadar mau menerima diri Anda sendiri secara utuh, baik terhadap segala kelebihan maupun kekurangan yang Anda miliki.
Penerimaan diri ini sebagai modal untuk Anda menerima orang lain apa adanya sehingga Anda dapat mengelola komflik yang terjadi dengan cara konstuktif demi mempertahankan relasi yang telah terbangun.
Memahami kelebihan dan kelemahan pasangan akan memudahkan Anda untuk menemukan cara berinteraksi dan berkomunikasi secara baik dengan pasangan.